Waktu

“The future is something which everyone reaches at the rate of sixty minutes an hour, whatever he does, whoever he is.”  C.S. Lewis

‘Apakah kita sudah memanfaatkan waktu dengan baik? Atau kita lebih sering menyia-nyiakan waktu dan menunda-nunda sesuatu?’

      “Waktu adalah Uang” ya, istilah kata ini sudah seringkali kita dengar. Kita semua memiliki waktu 1hari=24 jam, waktu terus berjalan maju detik demi detik. Kita semua tahu waktu tidak dapat diputar kembali dan yang tertinggal dari waktu yang sudah lewat hanyalah kenangan. Apa yang sudah terjadi tidak dapat dirubah lagi, dan seringkali terjadi penyesalan yang dirasakan karena tidak memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

“You may delay, but time will not.”  Benjamin Franklin

      Sering kita dengar nasehat: ini apa yang mau dilakukan selagi masih ada waktu dan kesempatan, maka lakukanlah sekarang juga dan jangan pernah menunda-nunda ‘ah nanti aja, atau besok aja deh’. Kita tidak pernah tahu berapa lama dan berapa banyak lagi waktu yang masih kita miliki, bahkan umur manusia aja tidak ada yang tahu. Kita sering menyia-nyiakan waktu, bermalas-malasan, menunda-nunda suatu pekerjaan, menghabiskan waktu hanya untuk mengejar hal-hal duniawi dan ketika pada akhirnya kita sadar bahwa kita melakukan hal yang sia-sia, yang timbul adalah rasa penyesalan dan seberapapun besarnya rasa penyesalan kita terhadap kejadian masa lalu tidak akan pernah bisa merubah kejadian yang sudah terjadi.

      Perlu kita sadari bahwa waktu itu sangat berharga, ada orang yang mengalami masalah dimasa lalu, sampai sekarang membuat hidupnya tidak tenang dan damai. Dia terus memikirkan masalah-masalah tersebut, dia membiarkan hidupnya dimasa depan dipengaruhi oleh kesalahan dimasa lalu. Ketika terpuruk dan terjatuh, dia lebih memilih untuk tetap terjatuh, sehingga dia tidak pernah merasakan kedamaian disetiap hari dalam kehidupannya.  Apakah ini yang kita mau? Jawabannya tentu saja TIDAK.

      Hidup manusia tidak selalu berada di atas, ada waktu kita berada di bawah, ada waktu kita berada di atas, ada waktu kita terjatuh, dan ada waktu untuk kita bangkit lagi. Bukan berarti manusia tidak boleh merasa sedih, ataupun down. Ketika hari ini kita merasa down, berikan waktu sebentar untuk kesedihan dan rasa down itu, tetapi keesokan hari katakan pada diri Anda, masalah kemarin sudah berlalu, hari ini aku harus bangkit lagi, dan memulai semuanya dari awal lagi. Katakan hal ini dengan penuh semangat, kita memiliki semangat yang baru dan jangan biarkan kesalahan masa lalu mengintimidasi kebahagiaan kita di masa depan.

“Yesterday is gone. Tomorrow has not yet come. We have only today. Let us begin.”  Mother Teresa

      Banyak orang menyiakan-nyiakan waktunya bukan hanya karena penyesalan dimasa lalu, tetapi juga menghabiskan waktunya untuk memikirkan hal-hal dimasa depan yang belum tentu kepastiannya. Seberapa banyak dari kita yang menghabiskan waktu kita sekarang hanya untuk memikirkan hal-hal yang akan terjadi di masa depan? Waktu kita hari ini dilewatkan begitu saja dengan pusing memikirkan apa yang akan kita lakukan besok hari. Padahal besok hari pasti akan terjadi apa, kita saja tidak tahu. Lalu untuk apa kita menyia-nyiakan waktu kita yang berharga hari ini untuk memikirkan hal-hal yang belum pasti? 

      Hal ini sering kita lakukan tanpa kita sadari bukan?  Ya, kita harus mengubah pandangan kita terhadap waktu sekarang. Waktu yang kita miliki yang sangat berharga, adalah waktu kita saat ini, detik ini, hari ini, bukan kemarin dan bukan besok. Mulailah awali setiap hari kita dengan semangat yang baru, dengan rasa senang, dan bersyukur. Lakukanlah apa yang ingin kita lakukan, jangan pernah menunda sesuatu apapun itu, lakukanlah apa yang kita senangi, buatlah hari ini sebahagia mungkin, dan jangan pernah habiskan waktu kita dengan melakukan hal yang sia-sia agar tidak akan pernah ada lagi rasa penyelasan yang muncul di dalam diri kita suatu hari nanti.

“Dream as if you’ll live forever. Live as if you’ll die tomorrow.” – by Dean, James.

_____________________________________________________________________________________________

“Therefore don’t be anxious for tomorrow, for tomorrow will be anxious for itself. Each day’s own evil is sufficient.” (Matthew 6:34)

”Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Attila Ovari

Loving Life and Inspiring Others

The Happy Guide

Happiness blueprint

You By My Side

- Eat,Love and Travel-

The Great Conversation

Literature, Philosophy, Art, Music, Drama

A "Literal" approach to God's word

If Jesus meant something else, he would have said something else.

thelovemanifesto

Real. Life. Experienced.

THE RIVER WALK

Daily Thoughts and Meditations as we journey together with our Lord.

Book Quotes Hub

Book Quotes - The most amazing and unique quotes from books are being shared here daily

Simple Tom

Some say I was born high. Others say i'm just simple :)

maggiemaeijustsaythis

through the darkness there is light

The Truth Warrior

Empowering and Inspiring people to be fully authentic, loving, happy, peaceful and joyful in their lives.

Evelina Galli

USE THINGS. LOVE PEOPLE. DON'T SWITCH.

The Other I

Just another WordPress.com weblog

HarsH ReaLiTy

A Good Blog is Hard to Find

sneakpeek2013

Interesting Sneak Peeks

Love My Life Right Now

Simplicity, happiness, motivation and inspiration

Looking on the Bright side

" But if we hope for that we see not, then do we with patience wait for it. "Rm..8:25

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

%d bloggers like this: