Kehidupan Sosial yang Semakin Surut

      Di dunia ini tidak pernah berhenti dari yang namanya perubahan. Perubahan akan selalu terjadi setiap saat, dimana zaman akan semakin berkembang, dan orang-orang di dunia juga akan mengalami perubahan. Seperti halnya 20 tahun yang lalu, belum popular yang namanya internet, hp, gadget, semuanya masih bersifat manual atau tradisional. Tetapi kenyataannya saat ini, teknologi semakin maju pesat, banyak produk-produk digital yang keluar dan membanjiri pasar dunia. Bahkan anak kecil zaman sekarang sudah bisa menggunakan handphone, bermain tab, internet, dan memiliki banyak koleksi gadget.

      Kondisi seperti ini memberikan efek positif dan negative, karena ketergantungan manusia pada alat-alat digital seperti sekarang ini, membuat manusia semakin egois. Kehidupan sosial dengan orang lain semakin berkurang, bayangkan saja sesama anggota keluarga komunikasi menjadi semakin berkurang karena masing-masing pada fokus dengan alat digital yang dimilikinya. Bangun tidur langsung lihat bbm, mau makan sambil bbm, waktu kosong main game di computer, dengan orang dekat saja komunikasinya lewat bbm.

      Hal tersebut akan berdampak semakin kurangnya rasa solidaritas sesama manusia, semua merasa memiliki kesibukan masing-masing. Bisa seharian berdiam di kamar, sambil menikmati gadget-gadget yang dimiliki. Yang pada akhirnya akan mengakibatkan ketidakpedulian terhadap sesama. Yang penting hidup kita sudah berkecukupan, it’s enough. Kita menjadi tidak peduli lagi akan orang-orang diluar sana yang sedang kesusahan, kelaparan, menderita, dan sedang menunggu datangnya bantuan.

      Mari luangkan saja sedikit waktu kita untuk sedikit melihat ke luar, melihat saudara-saudara kita yang masih berkekurangan dan membutuhkan bantuan kita. Jangan pernah menutup mata dan hati kita terhadap penderitaan dan kesusahan yang sedang dialami oleh saudara dan orang-orang sekitar kita. Kita di dunia tidak hanya hidup sendiri, kita wajib untuk saling membantu. Berikanlah bantuan yang bisa kita berikan dengan hati yang tulus dan terus jaga rasa peduli terhadap sesama di dalam diri dan hati kita.

The things you do for yourself are gone when you are gone, but the things you do for others remain as your legacy.” – Kalu Ndukwe Kalu

______________________________________________________________________________________________________

This commandment we have from him, that he who loves God should also love his brother.” (1 John 4:21)

dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.” 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Attila Ovari

Loving Life and Inspiring Others

The Happy Guide

Happiness blueprint

You By My Side

- Eat,Love and Travel-

The Great Conversation

Literature, Philosophy, Art, Music, Drama

A "Literal" approach to God's word

If Jesus meant something else, he would have said something else.

thelovemanifesto

Real. Life. Experienced.

THE RIVER WALK

Daily Thoughts and Meditations as we journey together with our Lord.

Book Quotes Hub

Book Quotes - The most amazing and unique quotes from books are being shared here daily

Simple Tom

Some say I was born high. Others say i'm just simple :)

maggiemaeijustsaythis

through the darkness there is light

The Truth Warrior

Empowering and Inspiring people to be fully authentic, loving, happy, peaceful and joyful in their lives.

Evelina Galli

USE THINGS. LOVE PEOPLE. DON'T SWITCH.

The Other I

Just another WordPress.com weblog

HarsH ReaLiTy

A Good Blog is Hard to Find

sneakpeek2013

Interesting Sneak Peeks

Love My Life Right Now

Simplicity, happiness, motivation and inspiration

Looking on the Bright side

" But if we hope for that we see not, then do we with patience wait for it. "Rm..8:25

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

%d bloggers like this: