Kebosanan Hidup

      Kita pasti sering merasa bosan, ada yang bosan karena melakukan hal yang sama setiap harinya, bosan menghadapi masalah yang tidak berhenti muncul, bosan menghadapi penderitaan hidup, bosan menghadapi orang-orang disekitar kita, dsb. Sehingga ada yang berkata ‘Gw bosan hidup’, rasanya pengen keluar dari semua ini, pengen hidup tenang, damai, tanpa ada masalah, bahagia.

      Satu hari kita bisa merasa sangat bahagia, tetapi besoknya kita bisa sedih setengah mati. Stress bukan main, ya namanya hidup tidak selalu berada di atas. Roda akan selalu berputar selam kita hidup. Tetapi satu hal yang bisa kita lakukan adalah bersabar, ikhlas, jalani hidup ini apa adanya, mau bahagia, sedih, jangan pernah menghindar darinya, tetapi hadapi dengan berani. Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya, setiap terowongan gelap pasti memiliki ujung yang membawa seberkas cahaya.

      Jangan pernah berhenti untuk bersyukur, setiap hal yang indah maupun sedih harus kita syukuri karena dibalik semua itu Tuhan sedang membentuk kita, sebosan-bosannya dan sesakit-sakitnya kita menjalani hidup ini, jalani saja, percaya selalu ada Tuhan disamping kita. Ia tahu segala yang kita alami dan kita rasakan, ketika kita merasa sakit, hati-Nya pun juga ikut merasa sakit. Tetapi terkadang dia mendiamkan kita, untuk membuat kita menjadi lebih kuat, menjadi lebih sabar, dan lebih percaya kepada-Nya. Dan bila tiba waktunya nanti Tuhan pasti akan menolong kita, dan kita akan melihat bahwa kita sudah menjadi lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya.

Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, dan Ia selalu mencintai kita anak-anakNya.

If you can believe the God who is perfect loves you then you can believe that you are worth loving.” –Joyce Meyer

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

In my distress I called on Yahweh, and cried to my God. He heard my voice out of his temple. My cry before him came into his ears.” (Psalm 18:7)

Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada Tuhan, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke terlinga-Nya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Attila Ovari

Loving Life and Inspiring Others

The Happy Guide

Happiness blueprint

You By My Side

- Eat,Love and Travel-

The Great Conversation

Literature, Philosophy, Art, Music, Drama

A "Literal" approach to God's word

If Jesus meant something else, he would have said something else.

thelovemanifesto

Real. Life. Experienced.

THE RIVER WALK

Daily Thoughts and Meditations as we journey together with our Lord.

Book Quotes Hub

Book Quotes - The most amazing and unique quotes from books are being shared here daily

Simple Tom

Some say I was born high. Others say i'm just simple :)

maggiemaeijustsaythis

through the darkness there is light

The Truth Warrior

Empowering and Inspiring people to be fully authentic, loving, happy, peaceful and joyful in their lives.

Evelina Galli

USE THINGS. LOVE PEOPLE. DON'T SWITCH.

The Other I

Just another WordPress.com weblog

HarsH ReaLiTy

A Good Blog is Hard to Find

sneakpeek2013

Interesting Sneak Peeks

Love My Life Right Now

Simplicity, happiness, motivation and inspiration

Looking on the Bright side

" But if we hope for that we see not, then do we with patience wait for it. "Rm..8:25

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

%d bloggers like this: