Don’t Overthink Everything

Manusia selalu menimbang-nimbang dan memikirkan apa yang akan terjadi pada dirinya dimasa depan. Kita terlalu khawatir akan masa depan kita, kita takut jikalau hal yang buruk terjadi. Kita memenuhi pikiran dengan memikirkan hal yang sama sekali belum pasti.

Jangankan masa depan yang masih terlalu jauh, hari esok saja kita tidak pernah tahu apa yang pasti akan terjadi. Kita memikirkan hal-hal yang belum pasti ini dengan segala keterbatasan pikiran kita. Kita seakan memiliki dunia sendiri yang dipenuhi dengan pikiran-pikiran kita sendiri.

Tidak jarang sebagian besar dari kita pada akhirnya tidak bisa melihat lebih luas, kita dibatasi oleh kemampuan pikiran kita yang terbatas. Menyebabkan timbul rasa khawatir, cemas, dan ketakutan. Rasa damai dalam diri kita lambat laun menghilang, membuat kita tidak pernah bisa menikmati hidup kita sekarang ini.

Kita harus percaya bahwa ada yang telah mengatur jalan kehidupan kita sejak awal dari kita lahir sampai kita meninggal nanti yaitu Tuhan. Berserah dirilah pada-Nya, percaya bahwa Ia pasti memberikan yang terbaik untuk kita. Masa depan kita akan seperti apa, kita berserah pada-Nya, yang terpenting adalah kita berusaha selalu melakukan yang terbaik, dan mengenai hasilnya apapun itu biarlah Tuhan yang menentukan.

Nikmati dan syukuri kehidupan kita hari ini dan selalu bersyukur setiap hari. Dengan bersyukur akan membuat rasa damai tetap berada đί dalam hati kita serta menghilangkan rasa khawatir, cemas, dan pikiran-pikiran aneh yang berusaha menghantui kita setiap harinya.

“Think too much and you’ll create a problem that was not even there in the first place.” ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________

“My soul, wait in silence for God alone, for my expectation is from Him. He alone is my rock and my salvation, my fortress. I will not be shaken. With God is my salvation and my honor. The rock of my strength, and my refuge, is in God. Trust in him at all times, you people. Pour out your heart before Him. God is a refuge for us.” (Psalms 62: 6-9)

“Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang sebab dari pada-Nyalah harapanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah. Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah. Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu đί hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Attila Ovari

Loving Life and Inspiring Others

The Happy Guide

Happiness blueprint

You By My Side

- Eat,Love and Travel-

The Great Conversation

Literature, Philosophy, Art, Music, Drama

A "Literal" approach to God's word

If Jesus meant something else, he would have said something else.

thelovemanifesto

Real. Life. Experienced.

THE RIVER WALK

Daily Thoughts and Meditations as we journey together with our Lord.

Book Quotes Hub

Book Quotes - The most amazing and unique quotes from books are being shared here daily

Simple Tom

Some say I was born high. Others say i'm just simple :)

maggiemaeijustsaythis

through the darkness there is light

The Truth Warrior

Empowering and Inspiring people to be fully authentic, loving, happy, peaceful and joyful in their lives.

Evelina Galli

USE THINGS. LOVE PEOPLE. DON'T SWITCH.

The Other I

Just another WordPress.com weblog

HarsH ReaLiTy

A Good Blog is Hard to Find

sneakpeek2013

Interesting Sneak Peeks

Love My Life Right Now

Simplicity, happiness, motivation and inspiration

Looking on the Bright side

" But if we hope for that we see not, then do we with patience wait for it. "Rm..8:25

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

%d bloggers like this: